Jum'at, 09 Desember 2022 | Jam Digital
Home Ekonomi Politik Nasional Regional Hukum Lifestyle Internasional Sport Hiburan Travel Indeks
Follow Us ON :
 
Ini yang Disampaikan Syamsuar saat IMT-GT ke-25 di Thailand
Kamis, 12-09-2019 - 17:04:33 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU - Meskipun saat ini Provinsi Riau sedang dilanda bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi, masih memikirkan perekonomian masyarakatnya dengan memperjuangkan datangnya investasi di Bumi Lancang Kuning, saat menjadi narasumber dalam acara Indonesian-Malaysia-Thailand Growth Triangel (IMT-GT) ke 25.

Berikut potensi investasi yang disampaikan Syamsuar dalam pertemuan IMT-GT ke 25 Ministerial Meeting and Related Meeting di Krabi, Thailand, Kamis (12/9/2019). Dimana, tidak lama lagi fasilitas transportasi segera beroperasi di Provinsi Riau, seperti RoRo Dumai-Malaka.

"Dalam pertemuan lanjutan Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Malaysia pada tanggal 18 September 2019 di Kota Dumai, akan dilaksanakan ujicoba sandar kapal RoRo yang melayani penyeberangan Dumai-Malaka di Pelabuhan Dumai pada tanggal 19 September 2019," kata Syamsuar kepada Wartawan.

Untuk Jalan Tol Dumai-Pekanbaru, dikatakan Syamsuar, akan berfungsi Desember 2019 ini. Sejalan dengan dilanjutkannya pembangunan Tol Pekanbaru-Padang (Sumtera Barat) dan penetapan lokasi trase pembangunan jalan tol sampai perbatasan Sumatera Barat, yang akan ditentukan dalam tahun ini oleh Gubernur Riau.

"Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Jambi akan dilanjutkan. Ini merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera. Tentunya apabila semua fasilitas ini telah berfungsi, Provinsi Riau akan menjadi gerbang yang menghubungkan Indonesia dengan daratan Asia, membuka perdagangan komoditi Pulau Sumatera yang bisa dipasarkan pada Malaysia dan Thailand, serta mendukung Moslim Friendly Tourism melalui pengembangan UMKM yang bersertifikat Halal 2020," ungkapnya.

Pemerintah Provinsi Riau, sambung Syamsuar, sudah persiapkan empat kawasan industri yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional Indonesia, yaitu:

1. Kawasan Industri Tanjung Buton yang telah dibebaskan tanahnya seluas 5.192 hektar dan mempunyai prospek, serta  peluang, seperti industri hilir kelapa sawit, kelapa dalam, sagu, karet, industri perikanan, industri agrowisata, dan industri aneka. Dimana semua bahan bakunya tersedia di Provinsi Riau.

2. Kawasan Industri Dumai (Pelintung dan Lubuk Gaung) telah dibangun industri hilir sawit, industri bio diesel, industri pupuk dan industri lainnya.

3. Kawasan Industri Tenayan Raya dengan luas pengembangan 3.000 hektar dan didukung dengan ketersediaan infrastruktur jalan, serta kelistrikan. Kawasan ini cocok dengan pengembangan industri manufakturing dan makanan/minuman.

4. Kawasan Industri Kuala Enok dengan luasan 5.203 hektar, yang berada di perbatasan Riau-Jambi telah mempunyai fasilitas pelabuhan dan infrastruktur jalan.

"Pemerintah Provinsi Riau juga mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di Pulau Rupat (Kabupaten Bengkalis), yang berada di perbatasan Selat Malaka dan KEK Rumbai di Pekanbaru," ujarnya.

Dalam forum ini, Syamsuar juga mengusulkan konektifitas transportasi udara baru, yaitu Pekanbaru menuju Krabi dan Pekanbaru menuju Johor Baru. Pemerintah Provinsi Riau bersedia memberikan insentif bagi rute baru ini.

"Melalui konektifitas baru ini kami berharap akan mendukung kerjasama perekonomian di bidang ekspor serta impor dan sektor industri pariwisata dikedua kota ini," jelas Syamsuar, sekaligus berharap kedepan para anggota IMT-GT dapat saling bekerjasama secara intens demi perkembangan pertumbuhan ekonomi ketiga negara.(Adv)



 
Berita Lainnya :
  • Ini yang Disampaikan Syamsuar saat IMT-GT ke-25 di Thailand
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kepala Bapenda Tetapkan Desember 2022 Bulan Lunas PBB
    02 DPRD Riau Sampaikan Tujuan Ranperda Tentang Pemberdayaan Ketahanan Keluarga
    03 Calon Anggota DPD RI Wajib Serahkan Minimal 2.000 Dukungan Sebelum Mendaftar
    04 Jelang Nataru, Harga Ayam Potong dan Cabai di Pekanbaru Naik
    05 Resmi Berlaku 2023, UMK Pekanbaru Ditetapkan Gubernur Rp3,3 Juta
    06 Lima Unit Rumah di Jalan Pattimura Pekanbaru Terbakar
    07 Pj Wako Pekanbaru: Sesekali Pakai Beras Bulog, Cegah Inflasi
    08 Provinsi Riau Bakal Dapat DBH Triliunan Rupiah dari Sawit
    09 Sudah Ditetapkan, Ini Rincian Tarif Tol Pekanbaru - Bangkinang
    10 PPKM Level 1 di Pekanbaru Berlanjut Hingga 2023
    11 Bapenda Pekanbaru Kejar Sisa Target Pajak Rp89 M
    12 Pasca Bom Bunuh Diri di Astanaanyar, Kapolda Riau Instruksikan Perketat Penjagaan
    13 Kapolda Riau Minta Jajaran Perketat Pengamanan Mako
    14 Besi Pembatas Jembatan Siak III di Atas Polair Hilang, Diduga Dicuri
    15 Ini Titik Longsor di Riau yang harus Diwaspadai
    16 Realisasi Keuangan APBD Riau 76,64 Persen
    17 Dishub Riau Tilang 2.237 Kendaraan saat Operasi Gabungan 2022
    18 Wagubri Buka Rakor Akhir Gugus Tugas Reforma Agraria Riau 2022
    19 Polda Riau Ungkap Sindikat Narkoba Internasional, 91 Kg Sabu dan 25 Kg Ganja Disita dari 12 Tersangka
    20 Gubri Ajak Jaga Negeri dari Maksiat, Agar Jauh dari Bencana
    21 Pelayanan Bedah Plastik RSUD Arifin Achmad Sudah Tangani Ratusan Pasien
    22 Kakanwil Kemenag Riau Terima Kunker Stafsus Wapres,Ini Pembahasnya
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © sinarnews.co.id