Jum'at, 09 Desember 2022 | Jam Digital
Home Ekonomi Politik Nasional Regional Hukum Lifestyle Internasional Sport Hiburan Travel Indeks
Follow Us ON :
 
BBPOM Pekanbaru Ajak Media Massa Awasi Iklan, Suplemen dan Kosmetika
Rabu, 28-09-2022 - 07:26:21 WIB
Sosialisasi kebijakan pengawasan iklan obat tradisional, suplemen kesehatan dan kosmetik pada media massa di Pekanbaru, Selasa (27/9/2022).
TERKAIT:
   
 

BBPOM Pekanbaru Ajak Media Massa Awasi Iklan, Suplemen dan KosmetikaPEKANBARU - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru menggelar sosialisasi kebijakan pengawasan iklan obat tradisional, suplemen kesehatan dan kosmetik pada media massa di Pekanbaru, Selasa (27/9/2022).

Kepala BBPOM Pekanbaru, Yosef Dwi Irawan menyebutkan tantangan BBPOM dari pengawasan iklan saat ini yaitu keterbatasan sumber daya, globalisasi dan pasar bebas, penjualan online, ketatnya persaingan usaha, kerja sama dengan lintas sektor dan penegakkan hukum.

"Ketentuan BBPOM dalam kemasan iklan tidak boleh bertuliskan bahasa asing, karena bahasa asing tidak bisa di mengerti kecuali disertai terjemahan bahasa Indonesianya," sebut Yosef.

Pihaknya mengatakan di era konvergensi media, masyarakat semakin mudah mendapatkan informasi terutama terkait iklan, namun dikarenakan kurangnya pemahaman pelaku tidak sedikit iklan yang melakukan klaim yang berlebihan.

Pengawasan iklan diharapkan dapat mengatasi iklan yang tidak memenuhi ketentuan yang biasa terkesan belebihan dengan informasi yang menyesatkan yang juga dapat membahayakan bagi kesehatan.

Menurut Yosef, Hingga Agustus 2022 terdapat 40 persen iklan yang tidak memenuhi standar dan ketentuan yang berlaku juga terkesan tidak rasional.

“Kita berharap bisa berkolaborasi dari media radio, tv, cetak dan online untuk melakukan pengawasan terkait dengan iklan obat dan makanan serta bisa menindak tegas  iklan yang tidak sesuai”, ujarnya.

Ia menambahkan, hal-hal yang dilarang dalam beriklan diantaranya menjelek-jelekkan produk lain, gambar dan kata-kata yang tidak sopan, menawarkan hadiah terkait pembelian produk, efek instan dan janji-janji untuk menyembuhkan penyakit secara cepat.

"Klaim berlebihan, jaminan awet muda atau umur panjang serta testimoni itu juga tidak boleh kita lakukan dalam beriklan," tambah Yosef.

Untuk diketahui, ketentuan umum iklan dan obat makanan yaitu produk harus terdaftar di BPOM, rancangan iklan harus disetujui oleh BPOM serta informasi yang disampaikan harus jelas dan benar.

"Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dikenai sanksi berupa denda administratif serta penarikan produk dari peredaran termasuk penarikan iklan," ungkapnya, seperti yang dilansir dari mcr.

Lebih lanjut, ketentuan umum dalam iklan dan obat makanan ini yaitu dikenai sanksi administratif, pelaku juga dapat dikenai sanksi pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kemudian, pemberhentian sementara kegiatan pembuatan, distribusi, penyimpanan, pengangkutan dan penyerahan produk obat-obatan serta pembekuan dan  pencabutan izin edar.  (*)



 
Berita Lainnya :
  • BBPOM Pekanbaru Ajak Media Massa Awasi Iklan, Suplemen dan Kosmetika
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kepala Bapenda Tetapkan Desember 2022 Bulan Lunas PBB
    02 DPRD Riau Sampaikan Tujuan Ranperda Tentang Pemberdayaan Ketahanan Keluarga
    03 Calon Anggota DPD RI Wajib Serahkan Minimal 2.000 Dukungan Sebelum Mendaftar
    04 Jelang Nataru, Harga Ayam Potong dan Cabai di Pekanbaru Naik
    05 Resmi Berlaku 2023, UMK Pekanbaru Ditetapkan Gubernur Rp3,3 Juta
    06 Lima Unit Rumah di Jalan Pattimura Pekanbaru Terbakar
    07 Pj Wako Pekanbaru: Sesekali Pakai Beras Bulog, Cegah Inflasi
    08 Provinsi Riau Bakal Dapat DBH Triliunan Rupiah dari Sawit
    09 Sudah Ditetapkan, Ini Rincian Tarif Tol Pekanbaru - Bangkinang
    10 PPKM Level 1 di Pekanbaru Berlanjut Hingga 2023
    11 Bapenda Pekanbaru Kejar Sisa Target Pajak Rp89 M
    12 Pasca Bom Bunuh Diri di Astanaanyar, Kapolda Riau Instruksikan Perketat Penjagaan
    13 Kapolda Riau Minta Jajaran Perketat Pengamanan Mako
    14 Besi Pembatas Jembatan Siak III di Atas Polair Hilang, Diduga Dicuri
    15 Ini Titik Longsor di Riau yang harus Diwaspadai
    16 Realisasi Keuangan APBD Riau 76,64 Persen
    17 Dishub Riau Tilang 2.237 Kendaraan saat Operasi Gabungan 2022
    18 Wagubri Buka Rakor Akhir Gugus Tugas Reforma Agraria Riau 2022
    19 Polda Riau Ungkap Sindikat Narkoba Internasional, 91 Kg Sabu dan 25 Kg Ganja Disita dari 12 Tersangka
    20 Gubri Ajak Jaga Negeri dari Maksiat, Agar Jauh dari Bencana
    21 Pelayanan Bedah Plastik RSUD Arifin Achmad Sudah Tangani Ratusan Pasien
    22 Kakanwil Kemenag Riau Terima Kunker Stafsus Wapres,Ini Pembahasnya
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © sinarnews.co.id