Jum'at, 09 Desember 2022 | Jam Digital
Home Ekonomi Politik Nasional Regional Hukum Lifestyle Internasional Sport Hiburan Travel Indeks
Follow Us ON :
 
20 Tahun Nabung, Mimpi Nenek Penjual Bunga Kenanga Naik Haji Kesampaian
Senin, 16-07-2018 - 10:18:39 WIB

TERKAIT:
   
 

BLITAR, SINARNEWS.CO.ID - Setelah menabung selama 20 tahun lebih, niat Marsiyem untuk naik haji akhirnya bisa terlaksana. Ini tak lain hasil keringatnya sendiri sebagai penjual bunga kenanga di usianya yang sudah menginjak 90 tahun.

Namun siapa sangka, saat ditemui di rumahnya Dusun Domot, Desa Purwokerto, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, nenek Marsiyem masih terlihat sangat sehat. Senyumnya sumringah walaupun jalannya sudah mulai kelihatan lelah.

"Woo... Saya masih kuat naik sepeda lho. Tiap hari cari bunga kenanga itu keliling desa. Dari Purwokerto, Karanggayam sampai Dusun Lempung Pakisrejo," kisahnya sambil tertawa, saat berbincang dengan wartawan, Senin (16/7/2018).

Baca juga: Penjual Es Tebu Naik Haji, Istri: Suami Tak Tahu Punya Tabungan

Ketiga desa yang disebutkan nenek Marsiyem itu memiliki jarak sekitar 20 km dari rumahnya. Namun setiap pagi, nenek Marsiyem mengayuh sepeda tuanya mencari bunga kenanga. Bunga yang telah dikumpulkan dari tiga desa tersebut lalu disetorkan ke pengepul.

"Saya nunggu di pos terus telepon pengepul buat disetor ke penyulingan. Saya beli dari yang punya pohon kenanga itu Rp 18 ribu/kg. Lalu saya jual ke pengepulnya Rp 19 ribu/kg," ujarnya.

Dari uang seribu per kilogram keuntungan jual bunga kenanga inilah, Nenek Marsiyem mulai merajut mimpinya untuk naik haji. Jika bunga kenanga sedang musim, ia bisa mengumpulkan sebanyak 2 kuintal bunga kenanga. Namun jika musim hujan tiba, ia hanya bisa menyetorkan sekitar 10 kg bunga kenanga kepada pengepul.

20 Tahun Menabung, Mimpi Nenek Penjual Bunga Kenanga KesampaianFoto: Erliana Riady

"Sedikit-sedikit saya kumpulkan di bawah karpet. Kalau bisa nabung Rp 20 ribu yang ditabung tiap hari. Kalau nggak bisa segitu, ya seadanya. Pokok harus ada yang disisihkan," jelasnya.

Ketika uang itu telah terkumpul seharga satu gram emas, maka uang tabungan itu dibelikan perhiasan. Begitu seterusnya hingga berat perhiasan yang dimilikinya senilai Rp 35 juta. Uang inilah yang digunakan untuk membayar uang muka pendaftaran haji.

"Saya didaftarkan cucu saya. Tahun 2010 itu bayar Rp 25 juta. Sekarang tinggal melunasi yang Rp 11,1 juta," katanya penuh syukur.

Namun karena ketekunan nenek Marsiyem, ia tak perlu menjual seluruh perhiasan yang dimilikinya untuk melunasi biaya perjalanan haji. Ia masih memiliki sisa tabungan untuk digunakan membiayai keperluan lainnya.

Delapan tahun berselang, nenek Marsiyem akhirnya mendengar kabar gembira. Tanggal 4 Agustus nanti, ia dijadwalkan masuk asrama haji untuk persiapan berangkat ke tanah suci. Ia berangkat Bersama dengan anak menantunya, nenek Marsiyem tergabung di kloter 56 embarkasi Juanda.

"Sudah persiapan. Yang penting sehat dan semangat naik haji," pungkasnya. (detik)





 
Berita Lainnya :
  • 20 Tahun Nabung, Mimpi Nenek Penjual Bunga Kenanga Naik Haji Kesampaian
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mutilasi Anak dengan Dalih Agar tak Hidup Sengsara, Pria di Inhil Divonis Mati
    02 Polda Riau dan Polres Pekanbaru dapat Penghargaan Peringkat Terbaik dari Kompolnas
    03 Hotspot Pulau Sumatera Turun Drastis, Tersisa 2 Titik
    04 Kepala Bapenda Tetapkan Desember 2022 Bulan Lunas PBB
    05 DPRD Riau Sampaikan Tujuan Ranperda Tentang Pemberdayaan Ketahanan Keluarga
    06 Calon Anggota DPD RI Wajib Serahkan Minimal 2.000 Dukungan Sebelum Mendaftar
    07 Jelang Nataru, Harga Ayam Potong dan Cabai di Pekanbaru Naik
    08 Resmi Berlaku 2023, UMK Pekanbaru Ditetapkan Gubernur Rp3,3 Juta
    09 Lima Unit Rumah di Jalan Pattimura Pekanbaru Terbakar
    10 Pj Wako Pekanbaru: Sesekali Pakai Beras Bulog, Cegah Inflasi
    11 Provinsi Riau Bakal Dapat DBH Triliunan Rupiah dari Sawit
    12 Sudah Ditetapkan, Ini Rincian Tarif Tol Pekanbaru - Bangkinang
    13 PPKM Level 1 di Pekanbaru Berlanjut Hingga 2023
    14 Bapenda Pekanbaru Kejar Sisa Target Pajak Rp89 M
    15 Pasca Bom Bunuh Diri di Astanaanyar, Kapolda Riau Instruksikan Perketat Penjagaan
    16 Kapolda Riau Minta Jajaran Perketat Pengamanan Mako
    17 Besi Pembatas Jembatan Siak III di Atas Polair Hilang, Diduga Dicuri
    18 Ini Titik Longsor di Riau yang harus Diwaspadai
    19 Realisasi Keuangan APBD Riau 76,64 Persen
    20 Dishub Riau Tilang 2.237 Kendaraan saat Operasi Gabungan 2022
    21 Wagubri Buka Rakor Akhir Gugus Tugas Reforma Agraria Riau 2022
    22 Polda Riau Ungkap Sindikat Narkoba Internasional, 91 Kg Sabu dan 25 Kg Ganja Disita dari 12 Tersangka
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © sinarnews.co.id